Dampak Negatif Freon AC Terhadap Lingkungan

Pendingin ruangan atau AC memiliki fungsi untuk mendinginkan udara, dengan cara menyerap udara panas melalui media sirkulasi atau pendingin udara yang kemudian dihembuskan kembali menjadi udara dingin. Pada dasarnya udara yang dihembuskan adalah udara yang sama yang terdapat di ruangan tersebut.

Akhir-akhir ini penggunaan AC menjadi sangat marak dikalangan masyarakat, namun sayangnya masih sekidikit sekali pemahaman terhadap penggunaan AC yang seharusnya. Media sirkulasi yang terdapat pada AC tidak lain adalah Freon, Freon merupakan zat yang tidak memiliki warna juga tidak berbau, zat ini digunakan sebagai pendingin pada AC. Selain memberikan dampak positif karena dapat mendinginkan ruangan, Freon AC yang mengalami kebocoran juga dapat memberikan dampak negatif baik terhadap manusia maupun lingkungan.

Sedikitnya ada 4 dampak negatif yang dihasilkan oleh kebocoran Freon AC terhadap manusia, antara lain :
1. Gangguan Pernafasan
2. Gangguan Penglihatan
3. Rasa nyeri pada perut
4. Mempengearuhi fungsi jantung serta peredaran darah

Selain memberikan efek yang cukup merugikan pada manusia, kebocoran Freon AC juga memberikan dampak negatif pada lingkungan. Diantaranya :
1. Penipisan lapisan ozon
2. Pemanasan global
3. Efek rumah kaca
4. Radiasi sinar ultraviolet

Dari beberapa dampak negatif tersebut kita dapat mengetahui, bahwasannya kebocoran Freon AC bukanlah hal sepele. Apabila tidak ditangani secara serius kemungkinan-kemungkinan lain bisa saja terjadi, bukan hanya berdampak pada kita sebagai manusia tapi juga berdampak buruk terhadap lingkungan. Perlu adanya kesadaran dari setiap orang untuk menjaga lingkungan bumi ini tetap nyaman, kita memerlukan udara yang sehat untuk dapat tetap hidup sehat. Udara yang sehat tersebut akan kita dapatkan apabila kita melindungi lapisan ozon yang berfungsi sebagai pelindung bumi dara radiasi sinar ultraviloet.

Adanya penipisan lapisan ozon yang disebabkan oleh bocornya Freon AC ke udara, sudah pasti akan mempengaruhi seluruh kehidupan di bumi. Seperti yang kita tau, bahwa lapisan ozon melindungi bumi dari paparan sinar ultraviolet. Jika lapisan tersebut rusak, secara otomatis sinar ultraviolet akan langsung menuju bumi. Apabila kita terkena radiasi sinar ultraviloet, dapat mengakibatkan kanker kulit selain itu juga dapat memberikan efek menurunnya daya tahan tubuh pada manusia.

Selain berdampak pada manusia, radiasi sinar ultraviolet yang terjadi di perairan laut dapat mengakibatkan rusaknya organisme kecil yang hidup di laut. Tak terkecuali tanaman yang hidup di darat pun apabila terkena radiasi sinar ultraviloet ini akan mengalami gangguan pertumbuhan, sehingga tananaman menjadi kerdil, atau bahkan terjadi gagal panan pada tanaman. Sudah menjadi tugas kita sebagai manusia untuk senantiasa merawat lingkungan dan bumi dimana tempat kita tinggal.